Perkumpulan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Komisariat SMK Ma’arif 9 Kebumen lahir dari semangat kebersamaan dan tekad kuat para pendidik untuk menjadikan profesi guru bukan sekadar pekerjaan, tetapi ladang pengabdian (khidmah) yang berpijak pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Di tengah tantangan pendidikan modern dan derasnya arus digitalisasi, Pergunu hadir sebagai wadah untuk memperkokoh jati diri guru Ma’arif yang berakhlak, berkompeten, dan berkomitmen terhadap perjuangan Nahdlatul Ulama.
Kehadiran Pergunu di SMK Ma’arif 9 Kebumen menjadi titik penting dalam upaya meneguhkan peran guru sebagai mu’allim, murabbi, sekaligus mujahid dalam dunia pendidikan. Guru tidak hanya dituntut untuk mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral, spiritual, dan nasionalisme kepada peserta didik. Melalui kegiatan-kegiatan keilmuan, pelatihan, dan pembinaan keorganisasian, Pergunu menjadi ruang bagi para guru untuk tumbuh bersama dalam semangat tawadhu’, ikhlas, dan berhidmah demi kemajuan pendidikan di lingkungan Ma’arif.
Selain itu, Pergunu Komisariat SMK Ma’arif 9 Kebumen berperan penting dalam memperkuat identitas sekolah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak tenaga kerja siap industri, tetapi juga membentuk insan berkarakter santri — yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing. Nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah dijadikan sebagai dasar dalam membangun budaya kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab di lingkungan sekolah.
Dengan dukungan penuh dari kepala sekolah, guru, dan pengurus yayasan, Pergunu Komisariat SMK Ma’arif 9 Kebumen terus bergerak menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan profesionalisme guru sekaligus menjaga marwah Lembaga pendidikan Ma’arif Nu di Kabupaten Kebumen. Semangat “Berhidmah dengan Ilmu, Mendidik dengan Hati” menjadi napas perjuangan yang menuntun setiap langkah Pergunu untuk membawa perubahan nyata, baik bagi guru, siswa, maupun masyarakat sekitar.