Sebab Cemburu
Category : Ruang Sastra | Sub Category : Ruang Sastra | Posted on 2026-01-05 14:22:11
Sebab Cemburu
Malam menutup pintunya
perlahan,
seperti doa yang tak ingin terdengar.
Kabut lewat
membawa lupa
yang belum sempat bertobat.
Tanah liat menerima panas
sebagaimana jiwa menerima ujian:
tanpa bertanya
dari mana ia datang.
Bulan jatuh ke kolam
tanpa kehendak,
air menampungnya
tanpa memilih.
Keruh dan bening
sama-sama milik
Yang Menjadikan.
Ikan-ikan diam,
mereka tahu
cahaya bukan untuk dimiliki,
hanya untuk disaksikan.
Api menyala
bukan untuk menghanguskan,
melainkan untuk menakar
apa yang masih bersandar
pada angin
dan apa yang telah pasrah
pada akar.
Malam ini
tak perlu kabar darimu.
Aku sedang belajar
mematikan cemburu
agar cinta
tak merasa dirinya Tuhan.
Kopi yang dingin
mengajariku satu hal:
waktu tak pernah salah,
hanya kita
yang sering mendahului takdir.
Jika masih ada cemburu,
biarlah ia tinggal
sebagai pengakuan
bahwa aku belum sepenuhnya fana.
Klirong, 5 Januari 2026
Cari
Kategori
Artikel Terbaru
- Peringati Isra Mi’raj, SMK Ma’arif 9 Kebumen Teguhkan Pendidikan Karakter Aswaja
- Penantian
- Kembali ke Gua
- Puluhan Siswa SMK Ma’arif 9 Kebumen Ikuti Uji Sertifikasi Daihatsu
- Besok Dibuka, SPMB SMK Ma’arif 9 Kebumen Mulai Menjaring Masa Depan
- Sebab Cemburu
- Pembekalan PKL, Upaya SMK Ma’arif 9 Kebumen Menyelaraskan Pendidikan dan Industri
- Diklatsar Banser Satkoryon Klirong Resmi Dibuka di SMK Ma’arif 9 Kebumen

