LINK Pendaftaran SPMB SMK Ma'arif 9 Kebumen

Mengajar Sambil Belajar Perjuangan Guru yang Terus Meng-upgrade Diri Demi Siswanya

Category : Ruang Kreatif dan Inspiratif Guru | Sub Category : Ruang Kreatif dan Inspirasi Guru | Posted on 2025-12-08 22:12:55


Mengajar Sambil Belajar Perjuangan Guru yang Terus Meng-upgrade Diri Demi Siswanya

Mengajar Sambil Belajar: Guru yang Tidak Pernah Berhenti Bertumbuh

Ada satu hal yang sering terlupakan ketika kita membicarakan profesi guru:
guru tidak hanya mengajar—mereka juga terus belajar.

Di balik tumpukan buku, layar monitor, jurnal materi, dan kelas yang riuh oleh suara siswa, ada sosok guru yang diam-diam berjuang membuka lembaran baru pengetahuan. Mereka belajar lagi, meski usianya tidak lagi muda. Mereka belajar lagi, meski waktunya tersita oleh pekerjaan dan keluarga. Mereka belajar lagi, meski kadang merasa kalah cepat oleh teknologi.

Perjuangan itu bukan untuk diri mereka sendiri.
Perjuangan itu untuk siswa-siswanya—generasi yang akan melangkah jauh lebih cepat dari mereka.


Guru di Era Digital: Belajar Menyusul Dunia yang Berlari

Dunia hari ini bergerak begitu cepat. Teknologi berubah setiap detik. Kurikulum diperbarui setiap tahun. Metode pembelajaran bergeser dari kapur tulis ke layar sentuh, dari buku paket ke platform digital. Di tengah perubahan itu, guru tidak punya pilihan lain selain meng-upgrade diri.

Banyak guru mengikuti workshop, bimtek, pelatihan daring, seminar, hingga kelas-kelas mandiri. Mereka belajar cara membuat media pembelajaran digital, membuat konten kreatif, memanfaatkan AI, hingga memahami karakter Gen Z dan Alpha. Semuanya dilakukan agar mereka tidak tertinggal jauh oleh siswanya sendiri. Ada guru yang mengaku gagap teknologi. Namun ia tetap duduk paling depan saat pelatihan, mencatat setiap instruksi, dan mengulang materi di rumah. Ada guru yang harus mengurangi waktu istirahat demi menyelesaikan modul daring. Ada guru yang membeli kuota internet dari uang pribadi demi bisa belajar.

Itulah bukti bahwa hati seorang guru lebih besar daripada kesulitannya.


Belajar Bukan Karena Tugas, Tetapi Karena Cinta

Jika ditanya, “Mengapa mau repot-repot belajar lagi?”
Jawabannya sederhana, namun dalam:
karena guru ingin memberi yang terbaik.

Guru tahu bahwa mereka adalah pintu pertama yang dilewati siswa sebelum menghadapi dunia kerja. Mereka sadar bahwa kompetisi masa depan tidak mudah. Maka guru memilih berjalan di depan, memegang obor pengetahuan, agar siswanya tidak tersesat.

Apa yang guru pelajari hari ini—meski tampak sederhana—bisa menjadi jembatan besar bagi masa depan siswa.

  • Guru belajar Canva → siswa dapat materi visual yang menarik.

  • Guru belajar coding dasar → siswa mendapatkan wawasan baru.

  • Guru belajar AI → pembelajaran jadi efektif dan cepat.

  • Guru belajar teknik komunikasi → kelas lebih hidup.

  • Guru belajar media sosial → siswa lebih mudah memahami tugas.

Perubahan kecil bagi guru, berdampak besar bagi siswa.


Perjuangan yang Tidak Terlihat Namun Sangat Nyata

Di luar jam mengajar, guru membaca modul. Di malam hari, guru menonton video tutorial. Saat libur, guru mengikuti seminar daring. Saat akhir bulan, guru menyisihkan sedikit uang untuk membeli buku. Tidak ada yang tahu. Tidak ada yang melihat. Tidak ada tepuk tangan. Namun guru tetap melakukannya. Karena bagi guru sejati, profesi ini bukan pekerjaan,  ini adalah panggilan jiwa.


Upgrade Skill: Kewajiban atau Kebutuhan?

Jawabannya adalah kebutuhan.

Bukan karena aturan pemerintah.
Bukan karena laporan sekolah.
Bukan karena administrasi.

Tetapi karena tuntutan zaman.

Hari ini, guru yang tidak belajar akan tertinggal.
Guru yang tertinggal akan kesulitan mengikuti perkembangan siswa.
Dan jika guru tertinggal, generasi berikutnya bisa kehilangan pijakan.

Karena itu, upgrade skill bukan sekadar pilihan—
itu adalah bentuk tanggung jawab moral.


Mengajar Sambil Menginspirasi: Guru sebagai Role Model Belajar Seumur Hidup

Siswa selalu melihat gurunya.
Bahkan ketika guru tidak sedang mengajar.

Ketika guru rajin belajar, siswa belajar untuk tidak berhenti ingin tahu.
Ketika guru tidak malu bertanya, siswa belajar untuk rendah hati.
Ketika guru mencoba hal baru, siswa belajar untuk berani berubah.
Ketika guru belajar lagi di usia dewasa, siswa belajar bahwa ilmu tidak mengenal batas usia.

Inilah inspirasi terbesar dari seorang guru:
ia mengajarkan sesuatu bahkan ketika ia tidak sedang berbicara.


Mengajar adalah Perjalanan, Belajar adalah Nafasnya

Guru yang terus belajar adalah guru yang menyalakan masa depan.
Ia tidak sempurna, tetapi selalu berusaha.
Ia tidak selalu tahu jawabannya, tetapi ia mau mencari.
Ia tidak selalu terdepan, tetapi ia selalu bergerak maju.

Di ruang kelas, guru bukan hanya penyampai materi.
Ia adalah pembelajar seumur hidup—
yang terus meng-upgrade diri
agar siswanya bisa melangkah lebih jauh daripada dirinya.

Dan itulah bentuk perjuangan paling indah dari seorang guru:
belajar demi bisa terus mengajar.


Leave a Comment:
Bagikan
Kode barcode SPMB SMK Ma'arif 9 Kebumen