Langkah Hati di Antara Kata
Category : Ruang Siswa | Sub Category : Marsa | Posted on 2025-10-26 08:29:02
Ada waktu di mana dunia terasa terlalu riuh, pikiran bercabang, dan hati lelah menanggung segala tuntutan. Di saat itu, membuka lembaran-lembaran yang penuh makna adalah seperti menyalakan lilin di tengah gelap. Cahaya kecil itu tak memaksa, tapi menuntun perlahan, menyingkap apa yang tersembunyi di sudut jiwa.
Setiap huruf, setiap kalimat, bagaikan percakapan diam dengan diri sendiri dan Sang Pencipta. Tidak terburu-buru, tidak untuk pamer, tidak untuk dinilai siapa pun. Hanya hadir sepenuh hati, menyimak, dan membiarkan diri terbawa oleh arus makna yang mengalir.
Di sana, kita belajar kesabaran. Belajar menerima diri dengan segala kekurangan. Belajar menenangkan kegelisahan yang sering muncul tanpa alasan jelas. Satu kalimat yang benar-benar dipahami mampu menenangkan lebih dari ribuan kata yang dibaca tanpa hati.
Perjalanan ini bukan tentang kecepatan atau jumlah, tapi tentang kedalaman. Tentang bagaimana setiap detik hadir di antara huruf-huruf itu bisa memurnikan niat, melapangkan dada, dan menumbuhkan ketenangan yang sejati. Dalam kesederhanaan itu, kita menemukan kebesaran. Dalam konsistensi yang sunyi, kita menemukan kebahagiaan yang abadi.
Hidup, pada akhirnya, bukan tentang riuhnya dunia, tapi tentang cahaya yang kita biarkan menuntun langkah, satu demi satu, perlahan tapi pasti
Cari
Kategori
Artikel Terbaru
- Buku Sejarah SMP Ma’arif 3 Kebumen Diserahkan Secara Simbolis Jelang Kajian Ilmu Falak Harlah NU Abad Ke-1
- Pohon yang Lupa Akar Sebuah Refleksi Krisis Kesadaran Asal-usul
- SMK Ma’arif 9 Kebumen Mulai Bangun GOR, Perkuat Fasilitas Pendidikan Vokasi
- Cinta, Nurani, dan Ketahanan Batin Kita
- Pikulan Mlebu Rasane Kawulo: Ketika Kekuasaan Kehilangan Adab
- Gelas Retak Bernama Wewenang: Satir Kekuasaan yang Lupa Amanah
- Ngayomi: Memimpin dengan Kemanusiaan
- Pondasi yang Dilupakan (Laku Jawa, Kesadaran Descartes, dan Etika Kekuasaan)

