Setetes Darah, Sejuta Harapan: Saat Empati Menyatu di Ruang Donor
Category : Ruang Berita | Sub Category : Seputar Berita Sekolah | Posted on 2025-10-29 19:15:06
Setetes Darah,
Sejuta Harapan: Saat Empati Menyatu di Ruang Donor
Kebumen, 29 Oktober 2025. Suasana di Gedung MWC NU Kecamatan Klirong, pagi ini begitu terasa berbeda . Di antara deretan meja dan kursi yang biasanya digunakan untuk rapat , nampak beberapa guru, karyawan, siswa dan masyarakat duduk santai menunggu giliran dipanggil, sementara petugas Palang Merah Indonesia (PMI) dari Kabupaten Kebumen dengan sigap memeriksa tekanan darah, ruang itu berubah menjadi ruang empati. Tempat di mana setetes darah menjadi sejuta harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Kegiatan rutin donor darah ini merupakan kerja sama antara SMK Ma’arif 9 Kebumen dengan PMI Kab. Kebumen sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan kemanusiaan. Siswa, guru, karyawan, sekolah hingga masyarakat turut ambil bagian, menunjukkan bahwa semangat berbagi tak mengenal usia maupun profesi. Donor darah tersebut bukan hanya tentang memberi, tapi juga tentang belajar arti kepedulian. Melalui kegiatan tersebut, diharapakan tertanam nilai kemanusiaan kepada para siswa bahwa sekecil apa pun kontribusi kita, bisa berarti besar bagi orang lain. Antusiasme peserta tampak jelas sejak pagi. Banyak di antara siswa yang baru pertama kali mendonorkan darahnya, namun rasa gugup mereka segera berganti senyum bangga setelah proses selesai.
Selain memberikan manfaat bagi penerima, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi para pendonor. Petugas PMI menegaskan bahwa donor darah rutin dapat membantu memperbarui sel darah dan menjaga kesehatan jantung. Waka Bidang Kesiswaan SMK Ma’arif 9 Kebumen, Rahmat Budianto, S. Pd. Mengatakan bahwa “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan karakter peduli dan tangguh pada diri siswa. Mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki hati yang peka terhadap sesama,” ujarnya penuh harap.
Di akhir kegiatan, kantong-kantong darah yang terkumpul bukan hanya
simbol kebaikan, melainkan juga lambang persaudaraan dan kemanusiaan. Sebab
sejatinya, dalam setiap tetes darah yang mengalir, tersimpan harapan baru bagi
kehidupan (ND-14)
Cari
Kategori
Artikel Terbaru
- Kapur yang Tak Habis di Tangan PengabdianPendidikan
- Buku Sejarah SMP Ma’arif 3 Kebumen Diserahkan Secara Simbolis Jelang Kajian Ilmu Falak Harlah NU Abad Ke-1
- Pohon yang Lupa Akar Sebuah Refleksi Krisis Kesadaran Asal-usul
- SMK Ma’arif 9 Kebumen Mulai Bangun GOR, Perkuat Fasilitas Pendidikan Vokasi
- Cinta, Nurani, dan Ketahanan Batin Kita
- Pikulan Mlebu Rasane Kawulo: Ketika Kekuasaan Kehilangan Adab
- Gelas Retak Bernama Wewenang: Satir Kekuasaan yang Lupa Amanah
- Ngayomi: Memimpin dengan Kemanusiaan

