Telah Mati
Category : Ruang Sastra | Sub Category : Ruang Sastra | Posted on 2025-11-02 11:03:19
Telah Mati
tanaman itu
tanaman yang dulu tumbuh begitu subur pun akar-akarnya kian menjalar,
tanaman yang hampir akarnya melilit logikaku,
kini telah aku matikan.
aku menebasnya dengan sebilah kapak yang kuangkat dengan keyakinan,
lalu akar-akarnya aku hanguskan—
sampai tak ada lagi sisa-sisa.
ya, karena aku tau dan tak ingin ia tumbuh kembali.
bukan perihal apa, tapi memang bukankah itu tak seharusnya tumbuh?
Cari
Kategori
Artikel Terbaru
- Kapur yang Tak Habis di Tangan PengabdianPendidikan
- Buku Sejarah SMP Ma’arif 3 Kebumen Diserahkan Secara Simbolis Jelang Kajian Ilmu Falak Harlah NU Abad Ke-1
- Pohon yang Lupa Akar Sebuah Refleksi Krisis Kesadaran Asal-usul
- SMK Ma’arif 9 Kebumen Mulai Bangun GOR, Perkuat Fasilitas Pendidikan Vokasi
- Cinta, Nurani, dan Ketahanan Batin Kita
- Pikulan Mlebu Rasane Kawulo: Ketika Kekuasaan Kehilangan Adab
- Gelas Retak Bernama Wewenang: Satir Kekuasaan yang Lupa Amanah
- Ngayomi: Memimpin dengan Kemanusiaan

