Reformasi Terungkap , Cita-cita 98 di Papan Mading
Category : Ruang Berita | Sub Category : Seputar Berita Sekolah | Posted on 2025-11-15 17:50:56
Kebumen, 15 November 2025 – Generasi Z membuktikan bahwa sejarah bukan sekadar teks usang, Hal ini terlihat dari proyek inovatif siswa kelas XII PPLG (Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim) SMK Ma’arif 9 Kebumen yang berhasil mengubah tugas mata pelajaran Sejarah menjadi karya kreatif bertajuk Majalah Dinding (Mading).
Dengan mengusung judul tugas "Mewujudkan Cita-Cita Reformasi," para siswa berfokus pada materi penting mengenai Kehidupan Politik dan Ekonomi pada Masa Reformasi. Tujuannya adalah tidak hanya memahami, tetapi juga menafsirkan kembali semangat perubahan tahun 1998 ke dalam konteks kekinian mereka.
Di bawah bimbingan guru pengampu mata pelajaran Sejarah, Sindi Nirmala Putri, S.Pd., proyek mading ini menjadi sarana bagi siswa untuk menganalisis berbagai aspek krusial masa reformasi, di antaranya:
Pembaruan Politik: Mulai dari amandemen UUD 1945, munculnya sistem multipartai, hingga desentralisasi kekuasaan.
Stabilitas Ekonomi: Tantangan pemulihan krisis moneter 1998, kebijakan fiskal, dan upaya pemberantasan korupsi (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme atau KKN).
Aktor Perubahan: Mengenal tokoh-tokoh kunci dan peran mahasiswa sebagai motor penggerak reformasi.
Menurut Sindi Nirmala Putri, S.Pd., mading adalah media ideal untuk menjembatani jurang antara materi pelajaran yang padat dengan daya kreativitas siswa.
"Tugas ini menuntut siswa untuk tidak hanya menghafal, tetapi juga menganalisis kaitan antara peristiwa masa lalu dengan kondisi negara saat ini. Gaya penyampaian mereka yang fresh membuktikan bahwa mereka aware terhadap cita-cita luhur Reformasi," jelasnya.
Proyek mading ini diharapkan tidak hanya memenuhi nilai akademik, tetapi juga menanamkan kesadaran kritis kepada seluruh warga sekolah bahwa mewujudkan cita-cita reformasi—seperti demokrasi sejati, keadilan, dan kesejahteraan—adalah tugas yang berkelanjutan bagi setiap generasi.
Cari
Kategori
Artikel Terbaru
- Kapur yang Tak Habis di Tangan PengabdianPendidikan
- Buku Sejarah SMP Ma’arif 3 Kebumen Diserahkan Secara Simbolis Jelang Kajian Ilmu Falak Harlah NU Abad Ke-1
- Pohon yang Lupa Akar Sebuah Refleksi Krisis Kesadaran Asal-usul
- SMK Ma’arif 9 Kebumen Mulai Bangun GOR, Perkuat Fasilitas Pendidikan Vokasi
- Cinta, Nurani, dan Ketahanan Batin Kita
- Pikulan Mlebu Rasane Kawulo: Ketika Kekuasaan Kehilangan Adab
- Gelas Retak Bernama Wewenang: Satir Kekuasaan yang Lupa Amanah
- Ngayomi: Memimpin dengan Kemanusiaan

