Guru Wajib Tahu! Mapel Bahasa Indonesia Diganti Bahasa dan Sastra Indonesia, Begini Penjelasan Mendikdasmen Abdul Mu’ti

Category : Ruang Berita | Sub Category : Berita Nasional | Posted on 2025-11-27 19:59:13


Guru Wajib Tahu! Mapel Bahasa Indonesia Diganti Bahasa dan Sastra Indonesia, Begini Penjelasan Mendikdasmen Abdul Mu’ti

Sahabat pergunungan.org. Kabar bahagia datang dari Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkap rencana perubahan nama mata pelajaran (mapel) Bahasa Indonesia menjadi Bahasa dan Sastra Indonesia. Hal ini disampaikan usai mengikuti rapat bersama Komisi X DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Mu’ti menjelaskan bahwa wacana perubahan tersebut muncul sebagai bagian dari pembahasan rancangan perubahan Undang-Undang Sisdiknas. Ia menyebutkan bahwa konsep ini sudah dibicarakan secara singkat dengan Wakil Menteri.

Mungkin, mungkin ya. Saya juga belum membahas secara detail di internal, tapi tadi saya sempat bicara singkat dengan Pak Wakil Menteri… mungkin nanti namanya diubah,” ujarnya.

Menurut Mu’ti, selama ini siswa hanya diajarkan materi Bahasa Indonesia tanpa ada penekanan yang kuat pada pembelajaran sastra. Ia menilai bahwa perubahan nama mapel sangat mungkin dilakukan untuk menegaskan bahwa sastra harus menjadi bagian penting dari pembelajaran di sekolah.

“Kalau sekarang kan hanya menjadi bahasa Indonesia. Untuk memastikan bahwa sastra diajarkan, mungkin bisa diusulkan namanya nanti pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia,” jelasnya

Ia menambahkan bahwa perubahan nama tersebut dapat mempertegas ruang bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran bahasa sekaligus karya sastra Indonesia.

“Mungkin bisa begitu, untuk memastikan bahwa sastra termasuk di dalam pembelajaran bahasa Indonesia,” tambahnya.

Mu’ti juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima banyak masukan terkait pembelajaran Bahasa Indonesia, mengingat mapel ini merupakan mata pelajaran wajib yang diikuti seluruh peserta didik.

“Banyak sekali yang memang menyampaikan saran. Kalau bahasa Indonesia kan mata pelajaran wajib, sudah ada kan sekarang ini,” tuturnya.

Rencana perubahan ini diperkirakan menjadi salah satu topik yang menarik perhatian guru, sekolah, dan pemerhati pendidikan, mengingat dampaknya pada kurikulum, metode pembelajaran, maupun penilaian di masa mendatang.


Leave a Comment:
Bagikan
Statistik Pengunjung
7
Hari Ini
31,977
Total
1
Unik Hari Ini
1
Online Now
Traffic Hari Ini
0.4% dari rata-rata